|
15. September 2007 jam 13:51 |
 [English version available after Indonesian]
Festival Kue Bulan adalah tradisi masyarakat Tionghoa yang dirayakan setiap tanggal limabelas bulan kedelapan Imlek. Festival ini juga dikenal sebagai Festival Pertengahan Musim Gugur. Masyarakat Tionghoa merayakaan "zhong qiu jie" ketika bulan berada pada puncak kecerahannya disepanjang tahun. Menurut legenda, Dewi Bulan yang tinggal di istana kaca, keluar untuk menari dibawah bayang - bayang bulan. Kisahnya berawal ketika pada suatu masa ada sepuluh matahari bersinar bersamaan diatas langit. Kaisar meminta seorang pemanah terkenal untuk menembak sembilan diantaranya.
|
|
Last Updated ( 31. Agustus 2008 jam 11:32 )
|
|
Read more...
|
|
|
13. Maret 2007 jam 15:21 |
Melintas di daerah Pecinan Semarang, ada sebuah tempat yang oleh masyarakat sekitar disebut - sebut sebagai Cap Kao Keng yang artinya "sembilan belas bangunan". Tempat ini awal mulanya membentang ditepi Kali Semarang, ditempat yang sekarang dikenal sebagai jalan Wotgandul Timur.
|
|
Last Updated ( 28. Maret 2007 jam 12:33 )
|
|
Read more...
|
|
|
11. Januari 2007 jam 17:43 |
|
Jika anda melintas di daerah pecinan Semarang, ada satu tempat ditepi Kali Semarang yang disebut Kali Koping. Menarik juga, mengingat biasanya nama - nama jalan atau tempat diambil dari kegiatan masyarakat ditempat itu pada awal mulanya dulu, seperti Gang Besen karena banyak perajin besi disana, Gambiran karena banyak pedagang gambir, dan lain - lain.
|
|
Last Updated ( 26. Januari 2007 jam 19:08 )
|
|
Read more...
|
|
|