Loading...

header image

Depan arrow Tradisi
Tradisi
Telur Berdiri
07. Juni 2008 jam 18:57

 Ada sebuah tradisi unik di masyarakat tionghoa dalam memperingati sembahyang ba-tzang yang jatuh setiap tanggal 5 bulan 5 kalender imlek, yaitu mendirikan telur. Tepat tengah hari tanggal 5 bulan 5 imlek, telur - telur dapat dengan mudah didirikan diatas lantai seperti pertunjukan sulap saja.

Magic ? Sulap ? Sihir ?

Bukan ! Alkisah, menurut para ahli pada tanggal tersebut posisi bulan tepat berada pada garis lurus bumi sehingga gaya gravitasi bulan pada tengah hari akan tepat berada dibawah bumi sehingga kuning - kuning telur akan tertarik sedikit lebih rendah dibanding pada hari - hari biasa, hal ini yang membuat titik berat telur lebih kebawah dan membantu sang telur berdiri pada ujung lancipnya. Dan karena penanggalan imlek mengandalkan peredaran bulan, maka momen tersebut akan selalu jatuh tepat tengah hari tanggal 5 bulan 5 imlek.

Last Updated ( 07. Juni 2008 jam 18:59 )
Read more...
King Thi Kong
14. Februari 2008 jam 00:00
Ritual perayaan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat tionghoa terdiri dari empat kegiatan utama, diawali oleh ritual menghantar Dewa Dapur naik kelangit seminggu sebelum tahun baru, ritual Imlek sendiri, seminggu sesudahnya, yaitu menjelang tengah malam tanggal 8 bulan pertama diadakan ritual King Thi Kong atau Sembahyang Tuhan Allah dan diakhiri pada malam bulan purnama pertama tahun tersebut yang jatuh pada tanggal 15 bulan pertama yang disini dikenal sebagai perayaan Cap Go Meh.
Last Updated ( 14. Februari 2008 jam 17:00 )
Read more...
Sembahyang Ronde
14. Desember 2007 jam 20:15

[English version available after this section]

Festival Dongzhi atau perayaan musim dingin adalah satu dari perayaan penting masyarakat tionghoa yang dirayakan pada siklus Dongzhi (orang Tiongkok membagi musim dalam satu tahun kedalam duapuluh empat siklus, Dongzhi adalah siklus ke 22, dimulai pada saat matahari berada pada posisi 270° dan berakhir pada posisi 285° yang biasanya jatuh pada tanggal 22 Desember kalender masehi). Ketika siklus Dongzhi dimulai, pancaran sinar matahari akan terasa lebih lemah dan siang hari berlangsung lebih singkat. Datangnya siklus Dongzhi ini oleh masyarakat tiongkok dianggap sebagai hari terakhir masa panen dan dirayakan dengan reuni keluarga pada malam hari yang lebih panjang dari biasanya sambil menyantap tangyuan (ronde) berwarna merah muda dan putih berkuah manis sebagai lambang keutuhan keluarga dan datangnya rejeki bagi mereka. 

Read more...
Sam Poo Tjilik
15. Juni 2007 jam 13:07

Pada tahun 1860, sebuah patung Po Seng Tay Te yang sangat istimewa didatangkan dari Tiongkok oleh seorang saudagar tionghoa bernama Tan Cong Hoay, anak keempat Mayor Tan Hong Yan pendiri Tji Lam Tjay. Sebuah kapal disewa khusus untuk membawa patung ini hingga tiba di Boom Lama, Semarang tepat tanggal 1 bulan 5 Imlek. Upacara penyambutan dikawal rombongan biksu Tay Kak Sie dan diarak keliling kota sebelum ditempatkan didalam klenteng Tay Kak Sie. Konon kabarnya, patung Dewa Obat tersebut didatangkan ke Semarang karena pada waktu itu terjadi wabah penyakit yang menyebabkan banyak korban tak tertolong.

Last Updated ( 15. Juni 2007 jam 13:09 )
Read more...
Ba Tzang
09. Juni 2007 jam 18:10

English version available after Indonesian.

Ba Tzang (chinese rice dumplings) atau dalam dialek mandarin disebut zongzi adalah makanan tradisional dari Tiongkok, terbuat dari beras ketan dengan aneka variasi isian, dibungkus dengan daun bambu lalu dikukus hingga matang.

Dalam istilah cantonese makanan ini disebut joong, sedangkan dalam dialek Minnan, makanan ini disebut tzang. Karena seringkali berisi olahan daging babi, maka makanan ini lebih dikenal dengan istilah ba tzang.

Last Updated ( 02. Juni 2009 jam 14:26 )
Read more...
<< Start < Previous 1 2 Next > End >>

Results 1 - 9 of 11
Peta
peta
Donation