|
11. Januari 2007 jam 17:43 |
|
Jika anda melintas di daerah pecinan Semarang, ada satu tempat ditepi Kali Semarang yang disebut Kali Koping. Menarik juga, mengingat biasanya nama - nama jalan atau tempat diambil dari kegiatan masyarakat ditempat itu pada awal mulanya dulu, seperti Gang Besen karena banyak perajin besi disana, Gambiran karena banyak pedagang gambir, dan lain - lain.
Umumnya nama jalan juga diawali oleh Gang, bukan jalan. Kali Koping
adalah salah satu perkecualian. Konon menurut legenda masyarakat
sekitar, ditempat yang sekarang dikenal sebagai jalan Kali Koping itu
dulu pernah tinggal seorang saudagar Tionghoa yang bernama Khouw Ping (Xu Peng).
Saudagar yang sangat baik hati itu menguasai sebagian tanah ditepi Kali
Semarang tempat kapal - kapal dapat bersandar dan membongkar serta
menaikkan muatannya (percayalah, banyak bukti otentik yang menyebutkan
bahwa Kali Semarang dulu dapat dilewati oleh kapal !). Karena
kepopulerannya itu, masyarakat sekitar menyebut daerah tempat tinggal
Khouw Ping sebagai Kali Khauw Ping, yang lalu dilafalkan menjadi Kali
Koping agar mudah dieja oleh penduduk sekitar.
|
|
Last Updated ( 26. Januari 2007 jam 19:08 )
|