Get Adobe Flash player

Pagelaran Ketoprak Tutup PIS2013

PIS ke 10 tahun 2013 menyambut datangnya tahun Ular berakhir sudah semalam. Ditutup dengan pagelaran ketoprak kolaborasi dengan lakon Joko Tarub yang dimainkan oleh tokoh - tokoh budayawan kota Semarang dengan gaya santai dan banyak canda, hari terakhir PIS dipadati pengunjung sejak siang hari. Bahkan puncak jumlah pengunjung pada malam hari nyaris membuat kemacetan total baik didalam arena PIS maupun di jalan - jalan menuju ke Pecinan Semarang. Beberapa stand terlihat tutup lebih awal karena kehabisan stok barang meskipun sehari terakhir kemarin mereka sudah melakukan beberapa kali loading untuk menambah persediaan.

Cuaca yang selama tiga hari penyelenggaraan sejak hari Rabu, 6 Februari 2013 tidak turun hujan, turut mendukung suksesnya acara demi acara yang digelar. Semalam tim barongsay yang seharusnya tampil menghibur juga kerepotan untuk beraksi karena padatnya pengunjung. Panitia memperkirakan jumlah pengunjung mencapai ribuan orang, didominasi oleh wisatawan lokal dan domestik yang memanfaatkan moment akhir minggu untuk merayakan datangnya Tahun Baru Imlek di Semarang kali ini.

Replika buah nanas raksasa, simbol tolak bala untuk Tahun Ular

Atraksi Barongsay ditengah lautan manusia pada malam terakhir PIS2013 kemarin

Wayang PoTeHi, seni tradisional dari tiongkok yang selalu dicari pengunjung Pasar Imlek Semawis

Dua tokoh budaya yang tidak pernah absen meliput PIS, Jongkie Thio (kiri) dan Marga Tjie (tengah)

Pagelaran Ketoprak Kolaborasi menutup rangkaian acara PIS2013